SBOBET88

Berita Dan Informasi Olahraga Terkini

Sepak Bola

Aroop Biswas Menteri di India yang Tersandung Kontroversi Kunjungan Messi

SBOBET88 – Aroop Biswas adalah seorang politisi senior India dari partai All India Trinamool Congress (AITC) dan menjabat sebagai Menteri untuk Olahraga dan Urusan Pemuda, Ketenagalistrikan, dan Perumahan di Pemerintahan Benggala Barat. Namanya tiba-tiba menjadi bahan pemberitaan utama di India, khususnya di Benggala Barat, menyusul kekacauan yang terjadi selama acara kunjungan bintang sepak bola dunia, Lionel Messi di Salt Lake Stadium, Kolkata, pada Sabtu, 13 Desember 2025.

Selama acara “GOAT Tour” Messi, Aroop dituduh oleh para penggemar telah merusak suasana. Ia dilaporkan terus-menerus menempel Messi di lapangan meskipun sudah diperingatkan oleh panitia. Parahnya, Aroop juga tertangkap kamera mengajak kerabat dan keluarganya untuk berfoto bersama Messi, sebuah kegiatan yang tidak termasuk dalam agenda resmi acara. Ia bahkan dituduh memaksa Messi untuk berfoto dan dilaporkan membentak panitia dengan mengatakan, “saya menteri olahraga” ketika ditegur.

Kunjungan Messi yang seharusnya berlangsung sekitar 45 menit dipersingkat drastis menjadi hanya 20-22 menit. Laporan menyebutkan bahwa alasan utama pemotongan waktu tersebut adalah karena Messi merasa tidak aman dan terancam dengan kondisi di lapangan, di mana ia dikelilingi oleh banyak orang yang tidak berhak, bukan fans umum. Hal ini membuat ia tidak bisa berinteraksi dengan penggemar sebagaimana mestinya dan merasa kesulitan.

Kekacauan pecah setelah penonton menyadari bahwa acara “GOAT Tour” mendadak diakhiri dan Messi dievakuasi. Para fans yang telah membayar mahal untuk melihat idolanya menjadi sangat kecewa dan marah. Mereka pun kemudian mulaib melakukan sejumlah tindakan destruktif di dalam stadion. Mereka melempar botol, kursi, dan berbagai benda lainnya ke area lapangan sebagai bentuk protes sehingga menambah kekacauan dan situasi menjadi tidak terkendali. Kerusakan pada fasilitas stadion dilaporkan sangat signifikan.

Sejumlah suporter yang frustrasi berlari dan menyerbu masuk ke lapangan setelah Messi dibawa pergi. Beberapa orang juga terlihat memanjat pagar pembatas untuk meluapkan amarah mereka. Luapan kemarahan meluas di seluruh tribun, memaksa aparat keamanan, termasuk polisi, dikerahkan dalam jumlah besar untuk berusaha mengendalikan situasi yang telah memicu bentrokan kecil.

Setelah kericuhan di Salt Lake Stadium itu, Aroop kemudian mengajukan surat pengunduran diri dari jabatannya sebagai Menteri Olahraga dan Urusan Pemuda kepada Ketua Menteri Mamata Banerjee pada Selasa, 16 Desember 2025, di tengah kecaman yang meluas.

Pemerintah Benggala Barat juga mengambil tindakan administratif besar-besaran, termasuk mengeluarkan surat peringatan kepada Direktur Jenderal Kepolisian (DGP) Benggala Barat dan memulai proses disiplin internal terhadap beberapa pejabat polisi lainnya atas kelalaian dalam tugas.

Singkatnya, Aroop Biswas menjadi pusat perhatian nasional bukan karena prestasi politik, melainkan karena perannya dalam kekacauan manajemen acara salah satu ikon olahraga global, yang berujung pada kemarahan publik dan pengunduran dirinya dari satu posisi kementerian.