Update Terbaru Piala Dunia 2026: Top Scorer, Kejutan Norwegia Hingga Tangisan Neymar
SBOBET88 – Turnamen Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Amerika Utara kian mendekati puncaknya. Babak 16 besar telah menyajikan rentetan drama, air mata, dan sejarah baru yang membuat peta persaingan menuju trofi emas semakin sulit diprediksi.
Langkah demi langkah menuju partai final mulai mengerucut. Empat tim pertama yang berhasil mengamankan tiket perempat final adalah:
- Norwegia (Lolos lewat kemenangan bersejarah atas Brasil)
- Inggris (Menang dramatis atas tuan rumah Meksiko)
- Prancis (Unggul tipis atas Paraguay)
- Maroko (Tampil dominan saat mendepak Kanada)
Sisa slot 8 besar lainnya masih akan diperebutkan melalui pertandingan sisa di babak 16 besar, termasuk laga bertensi tinggi antara Portugal melawan Spanyol.
Perburuan gelar pencetak gol terbanyak saat ini dipimpin oleh tiga nama besar yang sama-sama mengoleksi 7 gol. Berikut daftar sementara:
- Lionel Messi (Argentina) – 7 Gol
- Kylian Mbappé (Prancis) – 7 Gol
- Erling Haaland (Norwegia) – 7 Gol
- Harry Kane (Inggris) – 6 Gol
Dan berikut ini adalah beberapa sorotan utama dan berita menarik yang berhasil kami kumpulkan terkait kompetisi papan atas ini:
- Sejarah Baru Norwegia: Haaland Pulangkan Brasil
Sensasi terbesar di babak 16 besar lahir dari kaki Erling Haaland. Norwegia berhasil mencetak sejarah baru dengan lolos ke babak 8 besar untuk pertama kalinya setelah menumbangkan raksasa sepak bola, Brasil, dengan skor 2-1. Dua gol Haaland di menit-menit akhir laga sukses membuat Selecao pulang lebih awal. Di babak berikutnya, Norwegia sudah ditunggu oleh Inggris.
- Tangisan dan Perpisahan Puitis Neymar di MetLife Stadium
Kekalahan Brasil 1-2 dari Norwegia memicu keputusan emosional dari pemain berusia 34 tahun tersebut, menutup lembaran karier yang penuh warna bersama seragam kuning ikonik Seleção.
Begitu peluit akhir dibunyikan, Neymar langsung terduduk di lapangan dan menangis tersedu-sedu sebelum ditenangkan oleh rekan-rekan setimnya. Dalam wawancara emosional pascapertandingan dengan Globo, ia menegaskan bahwa perjalanannya bersama Brasil telah selesai.
“Saya sudah mencoba, saya sudah berjuang. Karier saya dimulai di sini (MetLife Stadium saat debut melawan AS pada 2010) dan saya menutupnya di sini. Semuanya telah berakhir sekarang,”
- Drama 10 Pemain Inggris di Meksiko
Skuad asuhan Thomas Tuchel harus memeras keringat lebih dalam saat menghadapi tuan rumah Meksiko di Stadion Mexico City. Meski sempat unggul lewat dua gol Jude Bellingham, Inggris harus bermain dengan 10 orang akibat kartu merah Jarell Quansah. Beruntung, penalti tenang dari Harry Kane berhasil mengunci kemenangan 3-2 untuk The Three Lions.
- Mbappé Menguntit Rekor Dunia Messi
Satu gol penentu kemenangan Prancis atas Paraguay membawa Kylian Mbappé mengoleksi total 19 gol sepanjang keikutsertaannya di Piala Dunia. Penyerang andalan Les Bleus ini kini hanya berjarak 1 gol untuk menyamai rekor gol Piala Dunia sepanjang masa milik rivalnya, Lionel Messi (20 gol).
- Penghormatan di Tokyo vs Lemparan Permen di Seoul
Meski sama-sama gagal melaju ke babak 8 besar, perlakuan yang diterima oleh skuad Samurai Biru dan skuad Kesatria Taegeuk bak bumi dan langit.
Di Bandara Internasional Haneda, Tokyo, kepulangan timnas Jepang disambut oleh ribuan pasang mata. Sesuai tradisi, pelatih dan kapten timnas Jepang memimpin skuad untuk berbaris dan membungkuk dalam-dalam (90 derajat) sebagai bentuk permohonan maaf karena belum bisa membawa trofi pulang. Tidak ada cemoohan, yang ada hanyalah tepuk tangan riuh dan spanduk berisi ucapan terima kasih karena melihat perjuangan Spartan Samurai Biru sepanjang turnamen yang berhasil merepotkan tim-tim elite dunia dengan sepak bola disiplin dan bersih.
Pemandangan kontras dan kelam justru terjadi di Bandara Internasional Incheon, Seoul. Kepulangan timnas Korea Selatan disambut dengan atmosfer ketat dan dingin. Pihak keamanan bahkan harus membuat barikade berlapis dengan kain kuning untuk melindungi para pempemain.
Begitu para pemain berdiri di depan mikrofon untuk sesi konferensi pers, beberapa oknum fans yang kecewa mulai melontarkan makian. Tidak hanya makian verbal, beberapa orang melemparkan permen tradisional Korea bernama Yeot ke arah pemain.
Dalam budaya Korea, frasa “Pergi dan makanlah yeot” adalah salah satu bentuk hinaan kasar yang berarti “pergilah ke neraka” atau “sialan”. Kejadian ini mengulang memori kelam Piala Dunia 2014, di mana skuad Korsel juga dihujani permen akibat performa buruk. Fans merasa taktik yang diterapkan di Piala Dunia 2026 kali ini sangat monoton dan tidak mencerminkan semangat juang khas Taegeuk Warriors.
Piala Dunia 2026 sejauh ini terbukti menjadi panggung yang sarat akan emosi, di mana air mata keputusasaan dan tawa kemenangan melebur menjadi satu. Mulai dari dongeng indah Norwegia, akhir pahit dari era keemasan Neymar bersama Brasil, hingga drama sosial yang dialami dua raksasa Asia, turnamen kali ini menegaskan kembali mengapa sepak bola adalah olahraga paling dicintai di planet ini.
Saat babak 16 besar segera usai, fokus dunia kini tertuju pada babak perempat final. Siapakah yang akan terus melaju menciptakan sejarah, dan siapa yang harus menyusul mengepak koper lebih awal? Satu hal yang pasti: drama di Amerika Utara ini masih jauh dari kata selesai.
Bagaimana pendapat Anda tentang kejutan sejauh ini? Apakah ada tim jagoan Anda yang berhasil lolos ke babak 8 besar?
