SBOBET88

Berita Dan Informasi Olahraga Terkini

Sport Lain

Tracy Otto atlet paralimpiade cabor panahan USA yang bangkit dari tragedi tragis kehidupan

SBOBET88 – Pada suatu malam di bulan Oktober tahun 2019, Tracy Otto dipukuli beberapa kali sebelum ditembak di bagian mata kirinya menggunakan senapan angin berkekuatan tinggi dan ditusuk di bagian belakang lehernya dengan pisau dan dilecehkan secara seksual. Sementara pacarnya, Ricky Riessle menerima dua tembakan di wajah dan tusukkan di bagian punggungnya. Pada akhirnya si pelaku menelepon polisi dan mengatakan kepada mereka siapa namanya dan dimana dia berada.

Waktu polisi datang, pelaku sedang duduk di depan rumah dan ia langsung dibawa pergi. Sang pelaku ternyata adalah mantan pacar Otto. Sebulan sebelum penyerangan itu Otto mengakhiri hubungan mereka dan mengusirnya keluar dari rumahnya di Riverview, Florida. Tidak lama berselang, Otto menjalin hubungan baru dengan Riessle. Karena terbakar api cemburu dan tidak terima Otto dengan begitu cepat telah menemukan penggantinya, pelaku nekad melakukan penyerangan di malam itu ketika Riessle tengah menginap.

Pada Januari 2023, mantan pacarnya mengaku bersalah atas dua tuduhan perampokan dengan penyerangan, dua tuduhan percobaan pembunuhan tingkat pertama, satu tuduhan kekerasan seksual, dan dua tuduhan penganiayaan fisik yang parah. Dia pun kemudian dijatuhi hukuman 40 tahun penjara. Sementara akibat dari penyerangan itu, Otto mengalami lumpuh dari dada ke bawah, tidak dapat menggerakkan lengan dan tangannya, dan kehilangan mata kirinya. Ia juga tidak dapat berkeringat atau mengatur suhu tubuhnya dengan baik.

Kurang lebih lima tahun sejak kejadian mengerikan itu, Otto dan Riessle tetap tak terpisahkan. Perjalanan, perjuangan dan rintangan yang harus dia atasi dan telah dilalui oleh Otto membuat Riessle mengatakan bahwa Otto membuatnya ingin menjadi orang yang lebih baik setiap hari dan membuatnya benar-benar percaya bahwa segala sesuatu terjadi karena suatu alasan dan harus mencari tahu alasannya.

Penyerangan itu mengubah hidup Otto selamanya. Tahun pertama banyak hal yang harus dillakukan Otto untuk memahami ‘tubuh barunya’. Lebih dari sekadar kelumpuhan dan kursi roda, ada banyak hal dalam tubuhnya yang tidak berfungsi lagi. Diafragmanya juga lumpuh, yang artinya tubuhnya tidak dapat mengatur suhu lagi. Jadi, jika dia duduk di bawah sinar matahari, tubuh dan suhu internal menjadi sangat tinggi, jadi dia harus melakukan segala cara untuk memastikan dia tidak kepanasan dan terkena sengatan panas. Ada juga masalah usus dan kandung kemih yang tidak berfungsi lagi, jadi dia harus mencari cara alternatif untuk buang air. Dan karena otaknya tidak dapat berkomunikasi dengan bagian tubuhnya yang lain, jika ada sesuatu yang salah di bawah tingkat cederanya, dia tidak dapat merasakannya. Jadi jika sesuatu terjadi yang merupakan rangsangan yang tidak diinginkan, tubuhnya segera masuk ke mode melawan-atau-lari dan meningkatkan tekanan darahnya sehingga dia dapat mengalami kejang, serangan jantung, stroke, dan akhirnya meninggal dalam hitungan menit. Dan itu dapat terjadi kapan saja.

Namun meski demikian, hidup harus terus berjalan. Diantara waktu luangnya yang menjadi lebih banyak, Otto mulai memikirkan hal lainnya seperti bagaimana dia bisa terus aktif dan tetap produktif dengan kondisinya sekarang. Dia pun lalu mencari program olahraga adaptif di daerahnya dan kebetulan panahan ada di daftar itu. Pada Maret 2021, dalam kunjungan pertamanya ke All People’s Life Center di Tampa, dia berjumpa dengan Earl C. Brown yang kemudian menjadi pelatih pertamanya dan membantu membuat tab gigitan ke busur Genesis.

Ketika pertama kali anak panah yang dilepaskan oleh Otto mendarat di target, itu adalah momen yang mengubah jalan hidupnya. Momen itu bukan tentang apa yang tidak bisa dia lakukan tetapi itu tentang apa yang bisa dia lakukan, mencari tahu dan beradaptasi. Selama masa -masa awal, Brown mengatakan padanya bahwa ini bukan tentang fokus pada kecacatan, ini tentang kemampuan. Pola pikir itu yang melekat pada dirinya hingga kini.

Tidak butuh waktu lama bagi Otto untuk segera mengambil bagian dalam turnamen kualifikasi dengan tujuan berkompetisi di paralimpiade. Di tahun 2023 di Pan American Games Otto memenangkan emas. Pada Paralimpiade 2024 di Paris, dia turut ambil bagian mewakili Amerika Serikat dan merupakan paralimpiade pertamanya.

Senin, 2 September lalu, Riessle melamar Otto di bawah menara Eiffel, Paris. Dia mengumumkan kabar gembira tersebut salam sebuah unggahan yang mengharukan di Instagram. Tidak hanya itu, dia juga memngumumkan bahwa mereka sedang menantikan anak pertama mereka yang akan lahir di tahun 2025.