Sederet Fakta Menarik All England 2021

Sederet Fakta Menarik All England 2021

SBOBET88 — All England 2021 akan mulai dipentaskan mulai pekan depan. Berikut ini deretan fakta menarik turnamen bulutangkis tertua itu.

All England dihelat di Arena Birmingham mulai, pada Rabu (17/3) hingga Minggu (21/3). Undian telah dilakukan BWF sejak pertengahan Februari lalu. Dari hasil drawing, Indonesia menempatkan seluruh wakilnya sebagai daftar unggulan pada musim ini.

Selain fakta menarik di atas, detikSport juga merangkum fakta menarik lainnya. Apa saja?

1. Pada All England 2021 Indonesia hanya menurunkan tujuh wakil yang seluruhnya merupakan pemain Pelatnas. Jumlah ini paling sedikit dalam lima edisi terakhir.

Semula PBSI akan menurunkan 17 wakil tapi kemudian dipangkas karena terbentur karantina COVID-19. Jumlahnya menjadi 9 wakil.

Menelang keberangkatan, induk organisasi bulutangkis nasional itu kembali mengumumkan hanya tujuh wakil yang akan mentas. Dua wakil yang mundur ialah tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung dan tunggal putra Tommy Sugiarto.

Keduanya punya alasan berbeda terkait pembatalan pengirimannya. Gregoria ada masalah pada bagian pahanya sementara Tommy mundur karena alasan pribadi.

2. Tujuh wakil Indonesia seluruhnya merupakan daftar unggulan di turnamen yang sudah ada sejak 122 tahun lalu. Di sektor tunggal putra, Anthony Sinisuka Ginting menempati seeded keempat, Jonatan Christie berada di daftar unggulan kelima.

Dari sektor ganda putra, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon merupakan unggulan pertama di All England 2021, disusul Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan (2) dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (5).

Ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu dan ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti masing-masing menempati daftar unggulan tiga dan pertama.

3. Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon akan tampil pertama kali di All England 2021 di masa pandemi. Ganda nomor satu dunia itu terakhir kali beraksi di turnamen internasional pada All England tahun lalu. Saat itu mereka hanya mampu menjadi runner up setelah takluk tiga gim dari ganda Jepang, Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe 18-21, 21-12, 19-21.

4. All England 2021 akan menyajikan permainan pebulutangkis papan atas tanpa penonton untuk kali pertama. Pada musim sebelumnya, turnamen yang berlangsung sejak 1899 itu masih dihadiri penonton namun jumlahnya dibatasi.

5. Saat ini Indonesia sudah mengoleksi 48 gelar dari All England sejak 1959 yang dipersembahkan Tan Joe Hok di sektor tunggal putra. Gelar terbanyak dipersembahkan ganda putra dengan total 21 piala. Menyusul tunggal putra 15 gelar, enam gelar dari ganda campuran, dan 4 gelar dari tunggal putri dan dua dari ganda putri.

6. All England tahun ini bukan bagian dari turnamen kualifikasi untuk Olimpiade Tokyo 23 Juli-8 Agustus. Karena poin sebelumnya sudah dihitung pada All England 2020.

7. Hanya pasangan-pasangan dari China, Jepang, dan Indonesia yang telah memenangkan kategori ganda campuran dalam 15 edisi terakhir.

8. All England menjadi turnamen ketiga kategori turnamen BWF level 1000 pada tahun ini. Dua turnamen lainnya telah disajikan pada Januari lalu, yaitu Thailand Open edisi 1, Thailand Open edisi II.