Robinho mulai menjalani hukuman 9 tahun penjara atas kasus pemerkosaan
SBOBET88 – Pada tahun 2017 Robson de Souza, yang dikenal dengan julukan Robinho, mantan winger timnas Brasil dan Manchester City dinyatakan bersalah oleh Pengadilan Milan karena kasus pelecehan seksual terhadap seorang wanita Albania. Robinho dan lima warga Brasil lainnya terbukti memberi minuman beralkohol dan memperkosa korban secara bergiliran di sebuah klub malam Italia pada Januari 2013. Atas kasus ini Robinho digugat dengan hukuman sembilan tahun masa kurungan.
Hukuman tersebut dikonfirmasi oleh pengadilan banding pada tahun 2020 dan disahkan oleh Mahkamah Agung Italia pada tahun 2022. Robinho, yang tinggal di Brasil selalu membantah tuduhan tersebut dan pernah mengeluarkan pembelaan dengan menegaskan bahwa hubungan seksual tersebut dilakukan atas dasar suka sama suka. Karena tidak berhasil mengekstradisi Robinho, Italia meminta kepada Pengadilan Brasil agar Robinho menjalani hukuman penjara di negara asalnya. Tapi Pengadilan Brasil sempat tidak membuka kesempatan untuk diskusi perihal kasus Robinho dengan alasan fokus terhadap melihat apakah hukum di Italia berlaku di Brasil.
Namun akhirnya pada Rabu (20/3/2024) Pengadilan di Brasil menguatkan keputusan tersebut dan memutuskan bahwa Robinho harus menjalani hukumannya di balik jeruji besi daripada menjadi tahanan rumah, seperti permintaan tim pembela Robinho di Pengadilan. Tindakan tegas yang diambil oleh sistem peradilan Brasil tersebut mendapat pujian dari banyak media lokal, karena tidak membiarkan Robinho menghindari hukuman atas kejahatan yang telah dia lakukan karena ketenaran dan kekayaannya.
Kasus ini tentu saja mencoreng karier Robinho yang gemilang. Robinho telah membela tim nasional Brasil sebanyak 100 kali. Pada saat kejadian, Robinho tengah membela AC Milan. Sebelumnya dia pernah bergabung di Manchester City dan Real Madrid. Selama masa jabatannya di Real Madrid, dia memenangkan dua gelar La Liga. Pada tahun 2008 Robinho pindah ke Manchester City dengan biaya transfer yang mencapai rekor £32,5 juta saat itu. Setelah itu dia pindah ke AC Milan. Lima tahun kemudian dia bertualang ke Tiongkok bersama Guangzhou Evergrande dan akhirnya kembali ke Brasil untuk bermain untuk Atletico Mineiro.
