Pertarungan tinju kelas berat Mike Tyson vs Jake Paul tinggal menghitung hari
SBOBET8 – Pertarungan kelas berat antara Jake Paul dan Mike Tyson, yang sangat dinantikan oleh penggemar tinju di dunia akan disiarkan di Netflix dari AT&T Stadium pada tanggal 15 November. Siapakah yang akan keluar sebagai juara pada pertarungan antara Paul yang berusia 27 tahun dan Tyson yang telah berusia 58 tahun itu nanti? Kita akan segera mengetahui itu hanya dalam hitungan hari.
Pertarungan Tyson-Paul awalnya diumumkan pada bulan Maret 2024, dan tanggalnya ditetapkan pada tanggal 20 Juli. Namun, pertarungan tersebut ditunda hingga bulan November dikarenakan keadaan darurat medis yang melibatkan Tyson. Karena tukak lambungnya kumat, ia disarankan oleh dokter pribadinya agar berhenti berlatih untuk sementara waktu sampai masalah kesehatannya tersebut teratasi.
Namun selain masalah kesehatannya, banyak orang dikomunitas pecinta tinju yang ‘khawatir’ mengingat usia Tyson yang sudah tidak muda lagi, yakni 58 tahun sementara usia Paul jauh lebih muda dan tengah berada di puncak kebugarannya. Bahkan sempat ada yang mengatakan jika pertarungan itu tetap dilaksanakan, bisa dikatakan sebagai kekerasan terhadap orang lanjut usia. Perihal itu, Iron Mike berkata bahwa dia sudah muak mendengarnya dan jangan membandingkannya dengan orang lain seusianya. Lebih lanjut ia mengatakan bahwa orang lain yang seusianya belum tentu berlatih selama dan sekonsisten dirinya, dan bahwa dia adalah spesies manusia yang berbeda.
Kita memang tidak seharusnya ‘meremehkan’ Tyson hanya karena usianya. Tapi faktanya, Tyson, tercatat mengoleksi 50 kemenangan dari 58 pertarungan, dengan 44 KO. Ia merupakan juara kelas berat termuda dalam sejarah yakni pada usia 20 tahun, dengan gelar WBC, WBA, dan IBF. Dan meskipun ia sempat ‘istirahat’ dari ring selama bertahun-tahun, ia tetap menjadi salah satu petarung yang paling ditakuti.
Sementara Jake Paul telah mencatatkan namanya sendiri di dunia tinju dengan menjatuhkan petinju-petinju kuat seperti Nate Robinson dan Tyron Woodley. Namun, diluar dari kebiasaannya yang selalu percaya diri, Paul mengakui bahwa mengambil kelas berat tidak akan menjadi tugas yang mudah. Dia melangkah ke wilayah yang tidak dikenal, tidak yakin dengan apa yang akan terjadi, terutama ketika menghadapi kekuatan mentah seorang legenda seperti Tyson yang pernah juga merobohkan beberapa kelas berat terbaik di zamannya, Larry Holmes, Frank Bruno, dan Trevor Berbic., Persentase knockout-to-win Tyson dari 88% tetap menjadi salah satu yang tertinggi dalam sejarah tinju kelas berat.
