SBOBET88

Berita Dan Informasi Olahraga Terkini

Sepak Bola

Janice Tjen: Kebangkitan Baru Tenis Putri Indonesia di Panggung Dunia

SBOBET88 – Dunia olahraga khususnya di cabor tenis Indonesia kembali bergairah seiring munculnya nama Janice Tjen di jajaran elite tenis profesional. Petenis muda kelahiran Jakarta, 6 Mei 2002 ini, tidak hanya sekadar bertanding; ia sedang menulis ulang sejarah tenis Indonesia yang telah lama dinanti sejak era Yayuk Basuki dan Angelique Widjaja.

Janice Tjen mulai mengenal raket sejak usia 7 tahun. Berbeda dengan banyak atlet profesional lainnya, Janice tidak lahir dari keluarga atlet tenis; ia adalah satu-satunya di keluarganya yang menekuni olahraga ini secara profesional. Ketertarikannya yang besar pada tenis membawanya menempuh pendidikan di SMA Ragunan sebelum akhirnya memutuskan untuk hijrah ke Amerika Serikat guna mengembangkan bakatnya.

Ia menempuh jalur collegiate tennis (tenis universitas) di Amerika Serikat, memperkuat tim University of Oregon (2020–2021) sebelum pindah ke Pepperdine University (2021–2024). Di Pepperdine, Janice tidak hanya menonjol di lapangan dengan meraih gelar ITA All-American, tetapi juga berhasil menyelesaikan studinya dan menyandang gelar Sarjana Sosiologi pada tahun 2024.

Perjalanan Janice di sirkuit profesional berjalan sangat impresif dalam waktu yang singkat. Setelah lulus kuliah, ia memutuskan untuk fokus sepenuhnya pada karier pro di bawah bimbingan pelatih asal Inggris, Chris Bint.

  • Lonjakan Peringkat: Mengawali musim 2025 di luar peringkat 400 besar, Janice menunjukkan konsistensi luar biasa hingga berhasil menembus Top 100 dunia pada Oktober 2025. Per Februari 2026, ia tercatat mencapai peringkat tertingginya di posisi 47 dunia.
  • Prestasi Grand Slam: Janice mencetak sejarah di US Open 2025 dengan lolos ke babak utama dan mengalahkan unggulan ke-24, Veronika Kudermetova. Tren positif ini berlanjut di Australian Open 2026, di mana ia menumbangkan Leylah Fernandez (finalis US Open 2021) di babak pertama sebelum akhirnya dihentikan oleh mantan petenis nomor 1 dunia, Karolina Pliskova.
  • Dominasi di Level ITF & WTA: Hingga kini, Janice telah mengoleksi lebih dari 13 gelar tunggal di sirkuit ITF. Di sektor ganda, ia juga menunjukkan taji dengan meraih gelar juara di WTA 250 Hobart International 2026 berpasangan dengan Katarzyna Piter.
  • Prestasi Nasional: Janice merupakan peraih medali perunggu ganda putri di Asian Games 2022 bersama Aldila Sutjiadi dan medali emas di ASEAN School Games 2019.

Fakta Menarik di Luar Tenis

Di balik ketangguhannya di baseline, ada beberapa sisi menarik dari kehidupan Janice Tjen yang jarang diketahui publik:

  • Inspirasi dari Sang Legenda: Janice sangat mengagumi gaya bermain Ashleigh Barty dan Simona Halep. Pengaruh ini terlihat dari gaya bermainnya yang sangat variatif, menggunakan slice dan dropshot yang cerdas daripada sekadar mengandalkan kekuatan pukulan.
  • Akademisi yang Cerdas: Meski jadwal latihannya sangat padat di Amerika Serikat, ia tetap memprioritaskan pendidikan. Gelar sosiologinya menjadi bukti bahwa ia mampu menjaga keseimbangan antara karier atlet dan akademis.
  • Persahabatan dan Mentor: Janice memiliki hubungan yang sangat dekat dengan seniornya, Aldila Sutjiadi. Aldila-lah yang banyak meyakinkan dan memotivasi Janice untuk berani mengambil langkah terjun ke dunia tenis profesional setelah lulus kuliah.
  • Kekuatan Mental: Pelatihnya, Chris Bint, menyebutkan bahwa kelebihan utama Janice bukanlah pada teknik semata, melainkan kemampuannya untuk tetap tenang dan menjadi “problem solver” yang handal saat menghadapi tekanan di poin-poin krusial.