Gregoria Mariska Tunjung Resmi Mundur dari Pelatnas PBSI
SBOBET88 – Tunggal putri andalan Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, secara resmi menyatakan pengunduran dirinya dari pemusatan latihan nasional (Pelatnas) PBSI pada Jumat, 15 Mei 2026. Keputusan ini mengakhiri masa pengabdian selama 12 tahun atlet yang akrab disapa Jorji tersebut di markas besar Cipayung sejak masa juniornya.
Alasan utama di balik keputusan berat ini adalah kondisi kesehatan yang tidak kunjung membaik. Sejak akhir Maret 2025, Gregoria diketahui berjuang melawan gangguan kesehatan serius berupa vertigo. Kondisi ini telah berdampak signifikan pada performanya di lapangan, menyebabkan dirinya sering absen dalam berbagai turnamen internasional bergengsi seperti Piala Sudirman, China Masters, hingga Korea Open.
Dalam keterangannya, Gregoria mengungkapkan bahwa setiap kali gejalanya kambuh, ia bisa kehilangan keseimbangan dan mengalami mual hebat selama berjam-jam. Hingga saat ini, proses pemulihan yang dijalaninya belum memberikan hasil maksimal, sehingga ia merasa belum memiliki kepercayaan diri yang cukup untuk kembali bersaing di level tertinggi dunia.
Pihak PBSI, melalui Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) Eng Hian, menyatakan bahwa federasi menghargai dan menghormati sepenuhnya keputusan yang diambil oleh Gregoria. PBSI memahami bahwa langkah ini diambil demi kesehatan jangka panjang dan masa depan sang atlet.
Eng Hian menegaskan bahwa Gregoria adalah sosok yang telah memberikan kontribusi luar biasa bagi bulu tangkis Indonesia. PBSI juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan semangat juang yang selama ini ditunjukkan oleh pemain kelahiran Wonogiri tersebut. Federasi mendoakan agar proses pemulihan Gregoria berjalan lancar sehingga ia dapat kembali bugar sepenuhnya di masa depan.
Kilas Balik Karir dan Deretan Prestasi
Gregoria Mariska Tunjung meninggalkan Pelatnas dengan warisan prestasi yang membanggakan. Memulai karir bulu tangkis sejak usia 7 tahun, ia bertransformasi menjadi tulang punggung tunggal putri Indonesia.
- Kejuaraan Dunia Junior 2017: Gregoria mencatatkan sejarah dengan menjadi juara dunia junior, sebuah pencapaian yang mengakhiri penantian panjang Indonesia di sektor tunggal putri.
- Olimpiade Paris 2024: Puncak karir internasionalnya terjadi saat ia berhasil meraih medali perunggu di Olimpiade Paris 2024, sebuah kado manis bagi ulang tahunnya yang ke-25 dan hari kemerdekaan Indonesia.
- SEA Games: Sepanjang karirnya, ia juga telah menyumbangkan enam medali dalam berbagai edisi SEA Games untuk Merah Putih.
- Turnamen BWF: Ia pernah merajai ajang Spain Masters 2023 dan Kumamoto Japan Masters 2023, yang membuktikan kelasnya sebagai pemain jajaran top 10 dunia.
Kepergian Gregoria dari Pelatnas merupakan kehilangan besar bagi tim nasional, namun dedikasinya selama 12 tahun akan tetap menjadi inspirasi bagi generasi pebulu tangkis muda Indonesia.
