Super League 2026/2027: Shin Tae-yong ke Persija, Bojan Hodak Persib Lakukan Regenerasi
SBOBET88 – Menjelang bergulirnya musim kompetisi 2026/2027 yang akan dimulai pada 4 September 2026, peta kekuatan sepak bola Indonesia mengalami guncangan besar. Dua klub raksasa, Persija Jakarta dan Persib Bandung, secara resmi mengumumkan perubahan drastis di jajaran kursi kepelatihan.
Persija Jakarta resmi memperkenalkan Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala dengan kontrak berdurasi tiga tahun. Kehadiran pelatih asal Korea Selatan ini menjadi sorotan utama, mengingat rekam jejaknya selama lima tahun terakhir di Indonesia.
Dalam perkenalannya pada 8 Juni 2026, Shin Tae-yong mengungkapkan alasan keputusannya memilih “Macan Kemayoran” adalah karena merasa memiliki keterikatan emosional dengan Jakarta dan ingin menantang dirinya di kompetisi kasta tertinggi.
Sebelum bergabung dengan Persija, ia mengakui adanya pinangan dari klub di Jepang dan China. Namun, ia memilih menolak karena ingin tetap berkiprah di lingkungan sepak bola yang sudah ia kenal baik.
Berbeda dengan Persija yang mendatangkan wajah baru, Persib Bandung memilih jalan kesinambungan (continuity). Juara bertahan ini resmi menunjuk Igor Tolic sebagai pelatih kepala menggantikan Bojan Hodak.
Perubahan ini bukan karena performa buruk, melainkan keputusan personal Bojan Hodak. Demi alasan kesehatan dan keluarga, Bojan memilih mundur dari kursi panas pelatih kepala namun tetap bertahan di Persib dengan posisi baru sebagai Shareholder Group Technical Advisor.
Langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas tim yang akan menghadapi jadwal padat di musim mendatang, termasuk tantangan di kompetisi Asia (AFC Champions League Two dan ASEAN Club Championship). Igor Tolic, yang sebelumnya merupakan asisten kepercayaan Bojan, dianggap sebagai sosok paling tepat untuk mempertahankan filosofi permainan tim.
Perubahan di jajaran pelatih ini juga beriringan dengan kebijakan baru dari operator kompetisi I.League. Mulai musim 2026/2027, setiap klub diwajibkan menyertakan minimal satu pelatih lokal dalam jajaran staf teknis utama. Kebijakan ini diharapkan dapat mempercepat transfer ilmu serta memperkuat regenerasi pelatih lokal di level kompetisi tertinggi.
Dengan kepastian struktur kepelatihan di klub-klub besar, persaingan Super League musim 2026/2027 diprediksi akan menyajikan taktik yang lebih variatif dan intensitas kompetisi yang lebih tinggi.
