SBOBET88

Berita Dan Informasi Olahraga Terkini

Liga Indonesia

BRI Super League 2025-2026 Rangkuman Hasil Laga pada Pekan Ke-27

SBOBET88 – Pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026 menyajikan drama yang menguras emosi dan mengubah peta persaingan klasemen secara signifikan. Dari kejutan tim papan bawah yang berhasil keluar dari zona merah hingga duel big match yang diwarnai kartu merah dan hujan gol, setiap pertandingan pekan ini membuktikan bahwa kasta tertinggi sepak bola Indonesia semakin sulit diprediksi. Persaingan menuju tangga juara kian memanas, sementara perjuangan menghindari degradasi memaksa setiap tim tampil habis-habisan hingga peluit panjang dibunyikan.

Berikut adalah rangkuman hasil laga-laga yang berlangsung pada pekan ke-27:

Jumat, 10 Maret 2026

  • PSIM Yogyakarta 1-2 PSM Makassar

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul secara dramatis dengan dominasi penguasaan bola oleh PSIM Yogyakarta yang mencapai 65%. Meski menguasai jalannya laga sejak awal, Laskar Mataram baru berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-54 melalui gol Deri Corfe yang memanfaatkan bola rebound di depan gawang.

PSM Makassar yang mengandalkan serangan balik tampil sangat efisien. Upaya tim “Juku Eja” membuahkan hasil pada menit ke-79 lewat gol penyama kedudukan dari Luka Cumic. Drama mencapai puncaknya di masa injury time tepatnya menit ke-90+9, ketika Dusan Lagator mencetak gol kemenangan melalui sundulan mematikan, memastikan comeback manis bagi tim tamu.

  • Persita Tangerang 0-1 Arema FC

Pertandingan berjalan sangat alot sejak menit pertama. Di babak pertama, kedua tim tampak berhati-hati dalam membangun serangan, sehingga peluang bersih sulit tercipta. Persita sempat mengancam lewat Eber Bessa dan Pablo Ganet, namun penampilan solid kiper Arema, Lucas Frigeri, berhasil menjaga skor tetap kacamata hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Arema FC tampil lebih agresif dan klinis. Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-75 melalui gol tunggal Gustavo Franca. Gol ini tercipta dari skema bola mati yang gagal diantisipasi dengan sempurna oleh kiper Persita, Igor Rodrigues. Singo Edan sempat mencetak gol kedua di masa injury time melalui Dalberto, namun dianulir wasit karena posisi offside. Skor 1-0 untuk kemenangan tim tamu bertahan hingga peluit panjang.

Sabtu, 11 Maret 2026

  • Madura United 2-1 Persik Kediri

Madura United tampil sangat efektif meski terus dikurung oleh Persik Kediri yang mendominasi penguasaan bola hingga 65%. Laskar Sapeh Kerrab berhasil unggul lebih dulu pada menit ke-34 melalui gol Fransiskus Alesandro setelah memanfaatkan umpan matang dari Jordy Wehrmann. Skor 1-0 bertahan hingga jeda.

Di babak kedua, Persik meningkatkan intensitas serangan dan berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-62 melalui tendangan indah Rendy Sanjaya (Kadek Rendy). Namun, Madura United kembali menunjukkan taringnya lewat skema serangan balik cepat. Pada menit ke-73, Riquelme mencetak gol penentu yang memastikan kemenangan tipis bagi tuan rumah.

  • Borneo FC 5-1 PSBS Biak

Borneo FC tampil sangat dominan di hadapan pendukungnya sendiri. Meskipun sempat terkejut oleh gol balasan cepat dari tim tamu, “Pesut Etam” berhasil menunjukkan kelasnya sebagai penantang gelar juara musim ini.

Kebuntuan pecah pada menit ke-29 melalui gol Mariano Peralta setelah menerima umpan terobosan dari Koldo Obieta. Namun, PSBS Biak sempat memberikan perlawanan sengit dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1 hanya tiga menit berselang lewat sepakan jarak jauh Mohcine Hassan Nader. Sebelum babak pertama usai, Peralta kembali mencetak gol (menit ke-38) untuk membawa Borneo unggul 2-1.

Memasuki babak kedua, kendali permainan sepenuhnya dipegang tuan rumah. Tiga gol tambahan bersarang ke gawang PSBS Biak melalui Juan Villa (65′), tendangan bebas akurat Marcos Astina (68′), dan ditutup oleh gol Komang Teguh (87′) yang memanfaatkan kemelut di depan gawang.

  • Persijap 0-2  Bhayangkara FC

Persijap Jepara tampil mengejutkan dengan langsung menggebrak sejak awal laga. Laskar Kalinyamat berhasil unggul cepat pada menit ke-1 melalui gol Borja Herrera, yang langsung meruntuhkan skema permainan lawan. Dominasi tuan rumah berlanjut di penghujung babak pertama ketika Sudi Abdallah mencetak gol kedua pada menit ke-45, membuat Persijap memimpin nyaman 2-0 sebelum turun minum.

​Di babak kedua, upaya Bhayangkara FC untuk bangkit justru mendapat pukulan telak. Dendy Sulistyawan harus keluar lapangan lebih awal setelah menerima kartu kuning kedua, memaksa tim tamu bermain dengan 10 orang.

​Meski kalah jumlah pemain, Bhayangkara FC sempat memperkecil ketertinggalan melalui gol Moussa Sidibe pada menit ke-90. Namun, gol tersebut datang terlambat. Persijap berhasil mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang, sekaligus menghentikan rekor impresif lawan.

  • Persija Jakarta 3-0 Persebaya

Persija Jakarta tampil sangat dominan dalam laga klasik ini, mengendalikan permainan dengan penguasaan bola mencapai 67%. Macan Kemayoran langsung menekan sejak awal dan berhasil unggul pada menit ke-16 melalui eksekusi penalti Allano Lima (Allano Brandon) setelah Eksel Runtukahu dilanggar di kotak terlarang.

​Memasuki babak kedua, Persija tidak mengendurkan serangan. Eksel Runtukahu menjadi bintang lapangan dengan mencetak dua gol tambahan (brace). Gol pertama dicetaknya pada menit ke-54 memanfaatkan kemelut di depan gawang, dan gol keduanya lahir pada menit ke-76 melalui kerja sama apik dengan Allano Lima. Persebaya yang mengandalkan serangan balik kesulitan menembus pertahanan disiplin tuan rumah dan gagal mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran (shot on target) sepanjang laga.

Minggu, 12 April 2026

  • Persis Solo 2-1 Semen Padang

Persis Solo berhasil mengamankan kemenangan krusial di kandang sendiri. Laskar Sambernyawa membuka keunggulan pada menit ke-37 melalui gol Miroslav Maričić. Skor 1-0 bertahan hingga babak pertama usai.

​Di babak kedua, Semen Padang sempat menyamakan kedudukan pada menit ke-68 setelah pemain Persis, Sutanto Tan, melakukan gol bunuh diri (GBD). Namun, Persis Solo menunjukkan mentalitas pantang menyerah dan berhasil mengunci kemenangan lewat gol penentu yang dicetak oleh Dejan Tumbas pada menit ke-78.

  • Malut United 1-2 Dewa United

Pertandingan berlangsung sengit dengan tensi tinggi sejak awal. Dewa United berhasil mencuri keunggulan lebih dulu pada menit ke-22 melalui aksi Alex Martins setelah memanfaatkan umpan dari skema serangan yang dibangun rapi. Malut United yang tidak ingin malu di depan pendukung sendiri terus menekan hingga akhirnya mendapatkan hadiah penalti di penghujung babak pertama akibat handball. David da Silva yang maju sebagai eksekutor sukses menyamakan kedudukan pada menit ke-45+2.

​Di babak kedua, jual beli serangan terus terjadi. Ketika laga tampak akan berakhir imbang, drama muncul di masa injury time. Alex Martins kembali menjadi mimpi buruk bagi pertahanan tuan rumah dengan mencetak gol keduanya pada menit 90+7 setelah menerima umpan matang dari Noah Sadaoui. Gol tersebut sekaligus mengunci kemenangan bagi tim “Banten Warriors”.

  • Persib Bandung 3-2 Bali United

​Persib Bandung meraih kemenangan tipis dalam drama lima gol melawan Bali United. Maung Bandung tampil dominan sejak awal dan memimpin lebih dulu melalui gol Ramon Tanque pada menit ke-29. Di babak kedua, Luciano Guaycochea menggandakan keunggulan menjadi 2-0 pada menit ke-55.

​Bali United sempat memberikan perlawanan sengit di sepuluh menit terakhir. Teppei Yachida memperkecil ketertinggalan pada menit ke-81. Namun, Federico Barba kembali menjauhkan skor menjadi 3-1 lewat golnya di menit ke-87. Meski Jordy Bruijn mencetak gol kedua untuk Bali United di masa injury time (90+3′), skor 3-2 untuk kemenangan tuan rumah bertahan hingga laga usai.

Secara keseluruhan, pekan ke-27 menjadi titik balik penting bagi beberapa tim dalam menentukan nasib mereka di akhir musim nanti. Efektivitas serangan dan ketenangan mental di menit-menit krusial menjadi pembeda nyata, seperti yang terlihat pada laga-laga dramatis yang baru saja usai. Dengan selisih poin yang semakin tipis di papan atas dan persaingan sengit di zona bawah, sisa pertandingan musim 2025-2026 dipastikan akan berjalan lebih intens. Menarik untuk dinantikan tim mana yang mampu menjaga konsistensi dan siapa yang justru terpeleset di tengah tekanan yang semakin memuncak.